Site Loading

Dubai yang Ramah Kripto Menerbitkan Pedoman tentang Token Investasi

Sebagai bagian dari upayanya untuk memberikan ruang keuangan dan teknologi digital dorongan ekstra, Otoritas Jasa Keuangan Dubai (DFSA) menetapkan kerangka peraturan untuk token investasi yang secara efektif memenuhi permintaan dan persyaratan pasar.

Dengan kerangka peraturan yang berlaku, UEA terus menjadi salah satu yurisdiksi paling ramah kripto di dunia. Kerangka tersebut dirancang untuk melindungi investor dan memberikan kepastian hukum bagi pelaku pasar.

DFSA bertugas memantau dan mengatur perusahaan jasa keuangan yang ingin beroperasi di Dubai dan beroperasi secara independen. Ini juga melisensikan dan mengatur produk dan layanan di lingkungan keuangan.

Seperti dilansir kantor berita Emirates WAM, dalam kerangka peraturan DFSA, token investasi disebut sebagai “Token Keamanan atau Token Derivatif.” Kerangka kerja ini merinci jenis token investasi yang diizinkan dan dapat didaftarkan di Digital Asset Exchange di Dubai International Financial Centre.

Menurut laporan tersebut, pembentukan struktur peraturan baru adalah langkah pertama dalam Rezim Aset Digital DFSA, mengikuti saran yang dibuat dalam Makalah Konsultasi 138 yang diterbitkan pada Maret 2021. Makalah konsultasi menjangkau publik untuk mendapatkan umpan balik tentang rencana DFSA untuk mengatur Token Keamanan.

DFSA juga akan memberikan perincian untuk sekuritas yang tidak terdaftar yang tidak termasuk dalam kerangka peraturan token investasi. Ini kemudian akan mencakup cryptocurrency, token utilitas, dan stablecoin tertentu. Makalah konsultasi publik lanjutan diharapkan akan keluar menjelang akhir tahun ini.

Main Navigation